Bareskrim Polri telah menemukan CCTV vital dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Irjen Ferdy Sambo adalah orang yang memerintahkan pengambil CCTV tersebut.
Polri resmi menerima permohonan keluarga untuk mengautopsi ulang Brigadir Yoshua. Polri menyebut RS untuk autopsi ulang itu sesuai permintaan keluarga.
Kasus tewasnya Brigadir J muncul pada 11 Juli 2022. Saat itu polisi menyebut jika Bharada E membela diri. Namun kini Bharada E disangkakan melakukan pembunuhan.
Mutasi besar-besaran dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo imbas pembunuhan Brigadir J. Total 24 polisi ditarik ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri.