Sebelum Sukarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Wikana dari golongan pemuda sempat mengalami momen bersitegang. Saat itu, Sukarno ucapkan seperti ini.
17 Agustus 1945 teks proklamasi dibacakan oleh Soekarno, namun di beberapa wilayah Sulawesi penyebaran berita kemerdekaan belum massif diterima oleh masyarakat.