Desakan pemakzulan Donald Trump semakin kuat, dengan 52% rakyat AS mendukungnya. Kebijakan kontroversial dan ketegangan dengan Iran jadi penyebab utama.
Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengatakan bahwa Republik Islam tersebut tidak menginginkan perang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menlu Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan bahwa AS telah menyelesaikan operasi ofensifnya terhadap Iran. Operasi 'Epic Fury' telah berakhir, ujarnya.