Pemimpin Asia Tenggara bergulat dengan gelombang ketidakpastian geopolitik yang menghantam ekonomi mereka, yang sangat bergantung ke perdagangan internasional.
Tujuh kontainer produk Lamongan diekspor ke 10 negara, melibatkan 6 perusahaan dan 5 UMKM. Bupati Lamongan dorong pelaku usaha bersaing di pasar global.