Nama Terawan kembali terseret, kali ini dalam tuntutan Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia (PDSRKI) pada IDI. IDI dituding sentimen, kenapa?
enanggapi tudingan perhimpunan dokter radiologi klinik, IDI menegaskan kisruh yang ada kini sama sekali tak ada kaitannya dengan Terawan. Begini perkaranya.
Perhimpunan dokter radiologi klinik protes kepengurusan tak kunjung dilantik, lantas menuding IDI sentimen atas keterlibatan Terawan. Lalu mana yang diakui?
DPR menarik kepercayaan ke Aswanto sebagai hakim konstitusi dan menggantinya dengan Guntur Hamzah. Publik pun terbelah. Bagaimana runutan kejadian tersebut?