Pramono mencanangkan infrastruktur konektivitas terintegrasi di kawasan Dukuh Atas. Dia juga meresmikan layanan transportasi massal gratis bagi 15 golongan.
Ada yang menjadi sorota setelah ekspedisi ini. Dalam unggahannya, Oxford University tak mencantumkan nama peneliti Indonesia usai temuan Rafflesia hasseltii.
Birokrasi terjebak "revolving door": jutaan orang antre masuk ASN, tapi talenta terbaiknya malah resign akibat budaya kaku dan minimnya apresiasi kinerja.