Irjen Ferdy Sambo menghubungi beberapa pihak usai insiden penembakan terhadap Brigadir J. Salah satunya eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Ferdy Sambo masih tak mau mengakui perbuatannya saat dijemput. Meski demikian Sambo akhirnya mengakui semua.
Seorang pemuda di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Dompu, NTB harus dilarikan ke Rumah Sakit dengan kondisi perut yang masih tertancap anak panah.
Ferdy Sambo menjadi dalang pembunuhan ajudannya, Brigadir Yoshua. Bagaimana perjalanan kasus ini, simak selengkapnya dalam infografis interaktif berikut ini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Irjen Ferdy Sambo dijemput oleh Kepala Divisi TIK Polri Irjen Slamet Uliandi untuk ditempatkan khusus.
Sebelum tewas ditembak, Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ternyata begitu istimewa di keluarga Irjen Ferdy Sambo. Seperti apa istimewanya?