Pondok Pesantren Sri Muslim Mardatillah yang pimpinannya Aprizal Wahyudi Diprata (28) mencabuli 12 santri, ternyata tak terdaftar di Kementerian Agama Jambi.
Seorang karyawan bermasalah dan geger gegara cium adonan roti. Ada juga tempat makan ayam goreng tertua hingga insinyur yang jualan mie dengan alat canggih.