Video memperlihatkan Polwan menegur warga sedang makan saat razia viral di media sosial. Usai viral, Polwan itu pun menjadi bahan bully dan hujatan warganet.
Juru bicara Kemenkes, dr Mohammad Syahril, mengungkap perihal pemalakan itu. Dia bilang ada permintaan uang Rp 20-40 juta per bulan di luar biaya pendidikan.