AS dan Israel terus menyerang Iran, sementara Iran mengancam reaktor nuklir Dimona. Ketegangan meningkat dengan serangan dan ancaman balasan dari kedua pihak.
Sejumlah pesawat pengebom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom 2.000 pon terhadap fasilitas bawah tanah Iran, yang menjadi tempat penyimpanan peluncur rudal.