Tindakan pemerkosaan yang dilakukan prajurit Jumran terjadi pertama kali di rentang waktu 25-30 Desember 2024. Korban dan pelaku awalnya berkenalan via medsos.
Indi Arisa merasakan perubahan fisik kehamilan dengan baby bump yang semakin terlihat. Ade Govinda mencari informasi untuk menyambut kelahiran anak pertamanya.