Sejumlah perusahaan properti China kini tengah menghadapi masalah utang. Penyebab bangkrutnya raksasa properti China adalah karena gagal bayar alias default.
Berdasarkan data DJBC, pada 2017 impor masih 6,1 juta berdasarkan dokumen barang kiriman (consignment note/CN) dan 2018 mulai meningkat menjadi 19,6 juta CN.