Sebanyak 393 peluru dan 16 granat yang ditemukan di Flores Timur, NTT, diduga masih aktif. Granat dan peluru itu diduga peninggalan Perang Dunia (PD) II.
Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin menyebut pertambangan ilegal itu baru dilakukan selama 2 pekan. Namun negara telah dirugikan Rp 1 miliar.
Sandi menuturkan Polri berupaya adaptif dengan perkembangan teknologi dengan mengedepankan kemitraan serta kolaborasi bersama seluruh komponen anak bangsa.
Kemenko Perekonomian dan OJK gelar forum 'Bullion Connect 2025' untuk sinergi industri emas, peluncuran laporan WGC, dan penguatan ekosistem bullion nasional.
Polres Probolinggo tingkatkan patroli malam selama Ramadan untuk menjaga keamanan. Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga ketertiban.