Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur berdampak pada perjalanan kereta. KAI minta maaf dan batalkan beberapa keberangkatan, termasuk KA Singasari.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin melaporkan peluncuran kereta khusus petani dan pedagang kepada Presiden Prabowo. Tarif lebih murah dengan subsidi pemerintah.
Perusahaan sawit di Konawe Selatan angkat bicara soal pembakaran 50 rumah tani oleh karyawan. Kasus ini dipicu penganiayaan terhadap salah satu karyawan.
Direktur Utama KAI, Bobby, melapor ke Presiden Prabowo tentang rencana peningkatan layanan kereta, termasuk penambahan gerbong dan fasilitas menjelang Nataru.
Kecelakaan tragis di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada 27 April 2026, saat KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL, menewaskan 14 orang dan melukai 84 lainnya.