Konferensi internasional ini akan diikuti oleh para Ketua Majelis Permusyawaratan, Majelis Syuro, atau lembaga sejenis dari negara Anggota Kerja Sama Islam.
Rekonstektualisasi Islam sangat penting di tengah dunia yang sedang dilanda resesi global, kelangkaan energi, dan pertentangan agama yang masih terjadi.