Banyak pekerja usia produktif di kota-kota besar menghadapi krisis baru: kesulitan tidur. Tekanan pekerjaan dan gaya hidup serba buru-buru menuntut serba cepat.
Teknologi wearables makin mendukung pola hidup sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.
Paparan blue light dari layar ponsel kerap dianggap sebagai kambing hitam masalah tidur. Faktanya, ada penyebab lain yang lebih menentukan kualitas tidur.
Tak sedikit orang merasa telah tidur cukup lama, namun tetap bangun dengan tubuh terasa lelah. Lantas, apa pemicunya? Simak penjelasan dari sleep coach.