Kenaikan suhu Bumi akibat pemanasan global memicu intensitas dan frekuensi cuaca ekstrem. Parahnya, Bumi saat ini bukan lagi memanas, melainkan mendidih.
Empat orang pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki meninggal. Pengungsi yang meninggal ada yang terserang sakit sesak nafas, rematik, asma, hingga lambung.