Kementerian ESDM mengungkap lima perusahaan tambang di Raja Ampat. Hanya PT Gag Nikel yang aktif memproduksi nikel, meski aktivitasnya dinilai merusak kawasan.
Menteri ESDM Bahlil meninjau tambang nikel PT GAG di Raja Ampat. Hasil inspeksi menunjukkan tidak ada masalah, meski sebelumnya ada keluhan masyarakat.