Perubahan nama Pantai Serangan menjadi Pantai Kura-Kura Bali memicu polemik. Anggota DPR I Nyoman Parta menilai investor tak berhak mengganti nama pantai.
Walhi Bali menilai reklamasi Pulau Serangan merampas ruang masyarakat. Krisna menyoroti dampak negatif investasi BTID terhadap akses lahan dan perairan.