Ekspor alas kaki Indonesia meningkat 64,5% selama 10 tahun Jokowi, namun Ketua APRISINDO menilai seharusnya bisa tumbuh dua kali lipat. Tantangan tetap ada.
Ekspor bijih logam, terak, dan abu Indonesia melonjak 3.973,44% pada Juli 2024, mencapai US$ 708,57 juta, yang didorong oleh kebijakan relaksasi ekspor.
Pemprov NTB melepas ekspor vanili organik senilai Rp 6 miliar ke AS dan mutiara laut Rp 11 miliar ke Australia, dorong petani jaga kualitas untuk pasar ekspor.