Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menanggapi penambahan menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Ia menilai keputusan tersebut untuk percepatan pembangunan.
Terdapat berbagai alternatif untuk menurunkan emisi gas buang dari mobil secara signifikan. Indonesia dinilai sudah gagal mencapai target bauran EBT 2025.