Polisi mengamankan belasan remaja yang terlibat tawuran di Tambora, Jakbar. Belasan remaja tersebut lalu dibina dengan dimasukkan ke program pesantren kilat.
Siasat Jamet si dukun palsu pembunuh ibu dan anak di Jakbar akhirnya terbongkar. Jamet mengaku membunuh korban karena sakit hati hingga ingin kuasai hartanya.
Seorang balita berinisial MT (3) terbawa arus kali saat hujan deras di Limo, Cinere, Depok. Korban berhasil ditemukan tewas di Kali Sekertaris, Jakarta Barat.
Polisi mengungkap akal-akalan si Jamet setelah membunuh ibu dan anak di Jakbar. Dia mematikan listrik rumah korban seolah-olah sedang mengalami gangguan.