Friedrich Merz bersikukuh menyebut warga asing "masalah" yang memperburuk wajah kota. Demonstran-elit politik menuduhnya menyulut prasangka rasial ke migran.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut rezim Iran menjalani hari-hari terakhir, seiring meningkatnya tekanan terkait unjuk rasa yang menewaskan ratusan orang.
Indonesia berpeluang kebanjiran investor Jerman setelah diselesaikannya Indonesia-European union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Korban tewas akibat demo besar-besaran di Iran kembali bertambah. Kelompok HAM HRANA melaporkan ada 2.571 orang yang meninggal sejak demo terjadi bulan lalu.
Jumlah korban etwas dalam demonstrasi anti pemerintah di Iran mencapai 1.850, dengan lebih dari 16.700 penangkapan. Aksi ini dipicu oleh inflasi tinggi.