Sanna Marin, mantan PM Finlandia, frustrasi karena publik lebih ingat video pesta liar ketimbang pencapaiannya. Ia berjuang merebut kembali narasi dirinya.
Platform YouTube kembali menuai sorotan setelah menghapus beberapa video bertema teknologi yang dianggap "berbahaya", meski isinya jauh dari konten ilegal.