Saat perang AS-Israel vs Iran bikin harga bahan bakar melonjak, Beijing memanfaatkan ini untuk menampilkan diri sebagai mitra lebih stabil dibanding Washington.
Mulai 1 April negara tetangga, Malaysia, mengurangi kuota BBM subsidi dari 300 liter per bulan, menjadi 200 liter per bulan. Bagaimana dengan Indonesia?
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berterima kasih ke Presiden Iran Masoud Pezeshkian setelah kapal-kapal tanker Malaysia diizinkan melewati Selat Hormuz.