Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono mengungkap detail kasus penembakan istri anggota TNI Kopda Muslimin.
Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberi penghargaan kepada Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar dan Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Honi Havana.
Tim gabungan TNI-Polri mengungkap penembakan istri TNI di Semarang yang diotaki suami korban yakni Koda Muslimin atau Kopda M. Ini dia sederet barang buktinya.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut bahwa penembakan terhadap istri Kopda M menggunakan senjata rakitan. Kini, pelaku penembakan itu sudah ditangkap.
Polisi ungkap perbuatan Kopda Muslimin yang menjadi otak pembunuhan istrinya. Kopda Muslimin disebut pernah gunakan racun hingga santet untuk membunuh istri.
Komplotan penembak istri TNI, RW (34), mengaku diorder Kopda Muslimin untuk menembak di kepala. Namun ada pesanan khusus, yaitu agar tidak kena putrinya.