Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake mengumumkan keadaan darurat untuk menangani bencana banjir di negeri itu yang telah menewaskan setidaknya 334 oran
Karmin dan Simpen, pasangan suami istri, menggarap lahan Perhutani di Jurang Gembolo selama 22 tahun, bertani dan beternak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menggelar doa bersama dan salat gaib untuk korban bencana di Sumatera. Kapolda Irjen Asep Edi Suheri pimpin acara.