Akhir pelarian Noordin M Top berakhir di Solo, tewas dalam penggerebekan Densus 88 pada 17 September 2009 setelah sembilan tahun menjadi buronan teroris.
Imigrasi memulangkan buron kasus scamming asal Filipina. Pemulangan itu merupakan pertukaran dengan buron kasus judol Indonesia yang diamankan di Filipina.