Dua kelompok pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara terlibat bentrok menggunakan senjata angin, panah dan parang. Insiden itu mengakibatkan 2 orang warga tewas
Korban ledakan SMAN 72, Lukman, menulis pesan meminta polisi mengusut tuntas kasusnya. Ayahnya berharap pengusutan terbuka untuk memberi semangat ke anaknya.