Presiden Prabowo Subianto melantik pejabat baru, termasuk Didit Herdiawan sebagai Kepala Badan Otorita Pantura. Pelantikan berlangsung di Istana Negara.
KPK menetapkan Kajari HSU dan dua stafnya sebagai tersangka. Mereka diduga memeras dinas dengan ancaman laporan palsu, total uang pemerasan capai Rp 804 juta.