Sifa harus bergantung kepada orang tuanya karena keterbatasannya bergerak. Bahkan, untuk makan, Sukamti harus menyuntikkan makanan yang telah dihaluskan.
Jono dan Ngadinah tak kuasa menahan tangis saat menggantikan putrinya Dewi Sekar Rumpoko wisuda di UGM. Keduanya mengenang perjuangan almarhumah jadi sarjana.