Para pendekar di Bojonegoro telah melakukan kesepakatan demi mengamankan situasi di Bojonegoro pada perayaan 1 Suro. Salah satunya, mereka sepakat tidak konvoi.
Suatu hari, Badar mendapat 'kesempatan emas' ketika pabriknya bangkrut. Ketika itu, ia keluar dari zona nyaman lalu memutuskan untuk berjualan es campur.