Kominfo mengungkap peretas Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) minta tebusan Rp 131 miliar. Kepala Badan Siber Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian buka suara.
Pusat Data Nasional Sementara 2 diserang ransomware dan menimbulkan gangguan layanan pada ratusan instansi. Menkominfo ungkap kronologi aksi peretasan tersebut.