Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menjelaskan alasan buruh menolak kebijakan Tapera. Said menilai peraturan Tapera tidak memiliki kepastian terhadap peserta.
"Giliran THR kita nggak dapat karena bukan pekerja, sekarang potongan Tapera kita malah mau ikut dipotong karena masuk pekerja. Pusing kan!" kata Ariel.