Studi menunjukkan ketimpangan pemulihan pascabencana antara kawasan kaya dan miskin. Kawasan warga berpenghasilan rendah sering dibiarkan terbengkalai.
Pemerintah siapkan bantuan Rp 3 juta per korban bencana Sumatera untuk perabotan rumah. Juga ada jaminan hidup dan dukungan ekonomi bagi keluarga terdampak.
Kita perlu memahami bahwa naik-turunnya gerakan tidak menandakan ketidakseriusan, tetapi adalah bagian dari ritme generasi yang hidup dalam ketidakpastian.
Kemendikdasmen sasar 16.500 guru dan tendik untuk menerima tunjangan khusus Rp 2 juta. Sejumlah paket bantuan pendidikan darurat lain turut disalurkan.
Pemerintah memperkuat penanganan bencana di Sumatera dengan bantuan Rp 3 juta untuk perabotan, jaminan hidup Rp 10.000/hari, dan program pemulihan ekonomi.
Universitas Indonesia membebaskan UKT selama 2 semester dan memberikan bantuan hidup bagi 11 mahasiswa terdampak bencana di Sumatera. Pendidikan tetap terjaga!