Para arkeolog menemukan artefak abad pertengahan, sebuah alat seluncur es yang terbuat dari tulang binatang. Diduga benda ini berusia sekitar 1.000 tahun lalu.
Bima Arya berharap masjid ini tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat secara ekonomi, pusat kegiatan sosial dan pusat peradaban.