Dua pria yang hidup sekitar 2.500 tahun lalu di wilayah yang kini dikenal sebagai India Selatan berhasil 'dihidupkan kembali' lewat rekonstruksi digital wajah.
Sebanyak 14 anak di India dilaporkan meninggal dunia terkait penggunaan sirup obat batuk tanpa merek. Sebagian besar pasien mengalami gagal ginjal akut.