Banyak yang mempertanyakan, kenapa disertasi Terawan tentang cuci otak diluluskan jika memang belum uji klinis? Profesor IDI buka-bukaan membongkar masalahnya.
Bamsoet menceritakan mengenai pengalamannya ketika memasuki dunia kerja 40 tahun yang lalu, setelah meraih gelar sarjana dari Universitas Jayabaya Jakarta.
Anies Rasyid Baswedan menjadi penguji dalam ujian mahasiswa doktor difabel di Program Studi S3 Program Studi Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.