Ide membuat perusahaan bus di bidang pelayanan pariwisata dan AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) ini berawal dari hobi Gilang di masa lalu yang suka naik bus.
Keluarga korban tewas dalam insiden yang melibatkan KA feeder Whoosh dengan minibus dirundung duka. Para korban terdiri atas Neneng, anak, hingga cucunya.
Bocah perempuan tewas tersambar KA yang tengah melintas di Kota Tebing Tinggi, Sumut. Saat itu, korban sedang bermain dengan temannya di perlintasan tersebut.