BPOM mengungkap temuan lima obat sirup yang diduga mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) di atas batas aman. Obat itu diminta ditarik.
Budi Gunadi Sadikin menjelaskan alasannya menyetop penjualan obat sirup karena adanya cemaran polietilen glikol. Saat ini BPOM tengah memilah obat sirup.
Majelis Etik dan Disiplin Apoteker Indonesia Jatim menganjurkan puyer bagi anak untuk sementara waktu. Anjuran telah disampaikan ke seluruh apotek se-Jatim.
Gejala gangguan ginjal akut misterius pada anak kondisinya beragam. Laporkan kepada dokter jika gejala tersebut muncul agar meningkatkan peluang kesembuhan.
Kemenkes mengimbau masyarakat tak lagi konsumsi obat sirup untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk mencegah peredaran penyakit gagal ginjal akut.