Pemerintah alokasikan 220 ribu rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebagian kuota tersebut dialokasikan untuk 13 segmen profesi.
Menteri PKP dan CEO GoTo bahas penyediaan 2.000 rumah subsidi untuk pengemudi ojol dan taksi online. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan mitra.