Tim Forensik Polda Jatim kesulitan mengidentifikasi satu korban ledakan dahsyat petasan di Blitar. Pasalnya, anggota tubuhnya hancur, darah dan DNA mengering.
Sudah saatnya MA berbenah. "Buka semua LHKPN. Coba dicek kendaraan yang dipakai tukang ketik MA, jangan-jangan lebih bagus daripada punya saya," kata Emrus.