Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan perang kali ini didasari atas kebohongan yang disuarakan oleh Amerika Serikat (AS).
Presiden Trump mengumumkan keberhasilan penyelamatan pilot AS yang hilang setelah serangan Iran. Operasi melibatkan pesawat tempur hingga Navy Seal AS.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengumumkan peningkatan serangan terhadap Iran, menjelang tenggat waktu 48 jam yang ditetapkan Trump terkait Selat Hormuz.