Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di SMAN 72 Jakarta masih akan diterapkan pekan depan. Hal ini lantaran masih ada siswa yang mengalami trauma usai insiden ledakan.
Ayah korban ledakan SMAN 72 Jakarta mendesak sekolah bertanggung jawab. Ia berharap pihak sekolah segera menemui anaknya yang dirawat di RSIJ Cempaka Putih.