Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja ekspor komoditas nonmigas unggulan Indonesia seperti batu bara, besi dan baja, serta minyak kelapa sawit.
Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, apresiasi pencapaian swasembada pangan. Dia berharap Indonesia bisa ekspor jagung pada 2026 setelah surplus produksi.
Gubernur Khofifah apresiasi peningkatan ekspor Jatim 2025, dengan total mencapai US$25,34 miliar. Ekspor nonmigas, terutama perhiasan, jadi penopang utama.
Pemerintah targetkan biodiesel B50 mulai semester II-2026 untuk kurangi impor solar dan tingkatkan nilai tambah kelapa sawit. Pengujian B50 masih berlangsung.