Bagi pengkritik pemerintah di Asia Tenggara, melarikan diri ke luar negeri tak berarti aman. Thailand misalnya, jadi semakin berbahaya bagi pengungsi politik.
Keluarga Agung Hariyadi (25) pemuda asal Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) yang disekap di Kamboja telah melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke BP3MI.
Imelda, perempuan asal Karimun, dipulangkan setelah tiga bulan kerja sebagai scammer di Kamboja. Keluarga membayar tebusan Rp 35 juta untuk membebaskannya.
BP3MI Kepri mengungkapkan 5.300 warga Kepri bekerja ilegal di Kamboja sebagai scammer dan operator judi online. Imbauan untuk bekerja secara legal disampaikan.