Putin dan Kim menandatangani "perjanjian kemitraan komprehensif". Di dalamnya ada klausul persetujuan memberikan "bantuan timbal balik jika terjadi agresi".
Putin menegaskan negaranya tidak akan menoleransi segala ancaman dari negara-negara Barat dan memperingatkan bahwa kekuatan nuklir Rusia "selalu" waspada.
AS menuduh Rusia menggunakan senjata kimia dalam perang di Ukraina, tapi Rusia membatah. Penggunaan senjata kimia dilarang dalam Konvensi Senjata Kimia (CWC).