Fadli Zon menilai buku ini sebagai hasil ketekunan luar biasa yang tidak hanya memperkaya warisan budaya, tetapi juga menjadi referensi penting dalam sejarah.
Hari Buku Sedunia diperingati setiap tanggal 23 April. Peringatan ini diselenggarakan oleh UNESCO untuk mempromosikan minat baca, penerbitan, dan hak cipta.