Berdasarkan pemeriksaan, uang palsu itu berasal dari seseorang di Jakarta. Satu pelaku membeli Rp 30 juta dan dapat seribu uang palsu pecahan Rp 100 ribu.
Kisah penculikan santri di Pasuruan berujung tragis. Salah sasaran, pelaku eks narapidana, dan senjata airsoft gun terlibat. Polisi tangkap tujuh pelaku.
Kasus penculikan santri di Pasuruan melibatkan narkoba dan residivis. Korban salah sasaran, pelaku ditangkap setelah pesta sabu. Polisi terus kembangkan kasus.