Fenomena alam tanah gerak yang terjadi sejak 2015 membuat warga Purworejo, Pacitan, kian sigap. Mereka menciptakan alat peringatan dini dari bahan kaleng bekas.
Lomba lato-lato di Purworejo dimenangkan oleh bocah kelas 1 SD. Dia memainkan lato-lato selama 1 jam 20 menit. Dia baru berhenti setelah semua lawannya tumbang.
Seorang pekerja di Purworejo tewas kesetrum saat membuat sambungan baru instalasi listrik di atas plafon rumah dalam posisi tangan masih memegang kabel listrik.